KLUNGKUNG – Cuaca ekstrem kembali
memicu terjadinya gelombang pasang yang menerjang kawasan pesisir Monggalan,
hingga mengakibatkan banjir rob di wilayah Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung
pada Senin (18/5). Bencana alam ini menyebabkan kerusakan sarana tempat tinggal
dan memaksa sejumlah warga untuk mengungsi.
Merespons kejadian tersebut,
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Klungkung bergerak cepat dengan
menerjunkan stafnya guna melakukan assessment (penilaian) awal pada Selasa
(19/5). Langkah ini diambil untuk mengidentifikasi jumlah korban terdampak,
mendata tingkat kerusakan, serta memetakan kebutuhan mendesak yang diperlukan
oleh warga.
Dari hasil assessment di
lapangan, tercatat sebanyak 12 Kepala Keluarga (KK) dengan total 45 jiwa terdampak
langsung oleh musibah ini. Akibat kerusakan bangunan rumah yang cukup
signifikan akibat terjangan gelombang tinggi, sebagian besar warga terpaksa
mengungsi ke rumah kerabat terdekat, sementara sebagian lainnya memilih pindah
mandiri ke rumah milik mereka yang berada di lokasi yang lebih aman.
Sebagai wujud kepedulian dan misi
kemanusiaan, Ketua PMI Kabupaten Klungkung, I Made Kasta, memimpin langsung
jajarannya untuk turun ke lokasi terdampak pada Jumat (22/5/2026). Selain
meninjau langsung tingkat kerusakan bangunan di pesisir Monggalan, PMI
Klungkung juga menyalurkan bantuan logistik darurat untuk meringankan beban
para korban.
Bantuan yang diserahkan secara
langsung kepada masing-masing kepala keluarga, berupa 1 Paket Sembako dan 1
Buah Hygiene Kit untuk masing-masing kepala kelurga.
Bantuan logistik yang disalurkan
ini bersumber dari dana kemanusiaan yang dihimpun melalui Bulan Dana PMI. Dana
tersebut merupakan hasil sumbangan sukarela dari seluruh lapisan masyarakat
Klungkung, termasuk kepedulian besar dari para pelajar mulai dari tingkat TK,
SD, SMP, hingga SMA/SMK di Kabupaten Klungkung.
Di sela-sela penyerahan bantuan,
Ketua PMI Kabupaten Klungkung, I Made Kasta, menyampaikan keprihatinan yang
mendalam atas musibah yang menimpa warga pesisir Monggalan. Beliau juga
menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan para
pelajar yang telah berpartisipasi dalam Bulan Dana PMI.
"Kami hadir hari ini bukan
sekadar mengantarkan bantuan fisik, tetapi juga menyalurkan amanah dari
masyarakat Klungkung, termasuk adik-adik pelajar kita melalui Bulan Dana PMI.
Bantuan dari masyarakat ini, kita kembalikan lagi kepada masyarakat. Selain
menjadi latar belakang gerakan kita, bantuan ini adalah bukti nyata gotong
royong warga Klungkung untuk membantu sesama yang sedang diuji oleh
bencana," ujar I Made Kasta.
Melalui aksi kemanusiaan ini, PMI
Kabupaten Klungkung berharap bantuan yang disalurkan dapat langsung dirasakan
manfaatnya dan meringankan beban dapur keluarga yang terdampak dalam beberapa
hari ke depan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memicu sinergi yang
lebih kuat antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat dalam
upaya kesiapsiagaan serta mitigasi bencana di kawasan pesisir Klungkung yang
rentan terhadap ancaman gelombang pasang. (PAN)
.jpeg)


Social Footer